08121-433-433

Desain interior oriental

Kamis, Februari 25th 2016. | Blog

desain-interior-jepang-1
Tema interior ruang kini semakin beragam. Salah satu tema yang masih up to date dan sedang dipakai oleh banyak orang karena gaya tersebut yang tak lekang oleh waktu adalah Gaya Oriental. Tidak saja in
terior rumah tinggal, office, dan bahkan commercials space seperti hotel, restoran, cafe, dan sebagainya.

Gaya oriental merupakan bawaan dari budaya Ketimuran yang berkembang meliputi wilayah Cina, Jepang, Korea, sampai dengan Vietnam, Thailand, hingga Persia. Kebudayaan pada masa kejayaan Kekaisaran di Istana Cina dan Jepang membawa dampak yang kuat dan menjadi akar budaya kehidupan masyarakatnya.

Budaya ini terus menerus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat dalam berbagai bentuk termasuk segi arsitektural bangunan.

Konsep oriental pada bangunan biasanya muncul pada bentuk bangunan secara fisik/eksterior maupun interiornya. Meliputi bentuk atap, layout ruang, bentuk bangunan/unsur dinding bangunan, pintu gerbang/entrance, sampai kepada jenis furniture dan aneka aksen/ornamen ruang.

Pada gaya rumah modern masa kini, konsep oriental ini mengalami evolusi yang luar biasa. Kekayaan bentuk yang terus dieksplorasi oleh para perancang menjadikan kesan oriental dengan mudah diaplikasikan kepada jenis-jenis bangunan modern.

Bentuk gate/pintu gerbang dan pengolahan unsur dinding dalam ruang/bangunan merupakan salah satu contoh fisik yang langsung tampak dari luar. Sedangkan pemilihan aksen/ornamen kunci dan furniture pada interior akan memudahkan terciptanya gaya oriental di dalam ruang Anda.

Desain rumah oriental yang sama dengan rumah bergaya Asia atau Anda dapat menyebutnya dengan desain rumah asian modern. Secara umum, keuntungan yang didapat ketika menggunakan konsep desain oriental – gaya mampu menciptakan kesan cahaya dan ruang menjadi lebih luas. Selain itu , bentuk desain juga lebih mudah untuk menyesuaikan diri seiring perubahan zaman .

Bagi mereka yang ingin menciptakan kesan modern namun masih memiliki kesan tradisional atau antik , desain oriental lebih cocok. Dan bukan hanya di setiap ruangan di rumah, desain yang menggunakan gaya oriental juga dapat diterapkan untuk ruang kantor atau tempat-tempat umum komersial seperti restoran, cafe, hotel, pusat perbelanjaan dan sebagainya.

Desain rumah oriental yang sama dengan rumah bergaya Asia atau Anda dapat menyebutnya dengan desain rumah asian modern

Desain Oriental yang paling sering muncul pada penataan ruang , atap dan dinding dan pintu membentuk baik pintu ke pintu atau gerbang . Demikian pula dengan pemilihan furnitur dan berbagai perabotan dekoratif yang digunakan untuk meningkatkan penampilan ruang . Saat ini, konsep yang didasarkan pada gaya oriental sedang mengalami perubahan yang signifikan , namun tidak meninggalkan ciri-ciri utama.

Sehingga semua desain yang dihasilkan oleh desainer interior oleh kelompok generasi muda dapat dikombinasikan dengan berbagai bentuk desain yang lebih modern. Sebagai contoh, penggunaan dekorasi untuk furniture untuk furniture interior yang dapat digunakan untuk bangunan rumah atau ruang yang tidak menggunakan konsep desain oriental tapi masih dapat membawa harmoni dan nuansa harmonis.

Untuk desain interior Jepang, penggunaan bahan, terutama untuk furnitur lebih banyak menggunakan material kayu. Warna yang digunakan adalah kesan alami. Adapun ornamen dinding lebih banyak menggunakan bahan-bahan alami serta batu alam, bambu dan kertas yang dibuat untuk lukisan di dinding. Ciri utama yang sering muncul dari desain interior oriental adalah penggunaan pintu dan kursi yang tidak menggunakan roda.

Adapun desain rumah gaya oriental China , penggunaan warna yang paling dominan adalah warna merah, putih , hitam dan emas . Unsur yang paling sering digunakan adalah penggunaan karakter Cina atau kaligrafi kanji diciptakan untuk melayani dan menjadi hiasan dinding . Tapi selain tulisan kanji , ada berapa banyak hiasan lain yang juga digunakan seperti naga , bunga teratai atau lukisan dewa .

Karakteristik utama lainnya dari desain oriental China adalah penggunaan teknik pencahayaan lentera merah. Dan tidak kalah penting ketika membuat desain rumah gaya oriental Cina, harus memperhitungkan tata letak bangunan. Mulai dari arah rumah, penataan ruang interior dan semua menggunakan perhitungan yang disebut feng shui. Itu adalah ilmu keyakinan untuk membuat perhitungan desain rumah untuk membuat pemilik merasa aman dan nyaman.

Untuk rumah mungil yang tetap ingin menggunakan konsep oriental namun juga tidak meninggalkan konsep rumah hijau, cobalah untuk menata sebidang taman kering kecil di dalam rumah. Karena konsep inner garden sebenarnya telah ada pada layout rumah Jepang masa lampau. Unsur untuk inner garden, dengan atau tanpa unsur air adalah batu alam baik ukuran besar maupun kecil, pasir/kerikil, bambu/tanaman lain yang efisien ruang, dan tempat lampu dari batu. Tambahan lighting akan mempercantik inner garden di rumah Anda.

demikian sedikit informasi tentang desain rumah oriental, semoga dapat bermanfaat bagi para pengunjung. Jika anda ingin mendesain rumah anda, sampai mengetahui detail budget yang akan keluar, anda bisa memakai jasa kami. terima kasih.

Artikel lain Desain interior oriental