08121-433-433

Memilih tema interior rumah

Kamis, Februari 25th 2016. | Blog

Ada begitu banyak jenis tema untuk desain interior yang bisa anda terapkan di rumah, atau tempat bekerja anda. Tetapi disini kita mencoba mengenal beberapa tema utama yang bisa kita pelajari bersama yaitu modern, kasual, traditional, dan Dunia lama.

Tema Modern atau kontemporer dicirikan dengan perabotan yang ramping, mempunyai garis yang bersih dan rapi. Biasanya ditandai dengan warna-warna netral seperti putih, krem dan lainnya. Lebih sering menggunakan kaca, logam dan pernish hitam mengkilap daripada kayu alam. Kasual terkesan lebih santai, dan lebih ramah dan nyaman. Pola pola yang tidak terlalu rumit dan memang mengedepankan kegunaan. Lebih sering penggunaan potongan dari pola kotak-kotak, potongan kecil dan hal lainnya.

Untuk tema tradisional biasanya lebih dekat ke budaya yang dianut dan lebih dicirikan dengan perabotan yang terbuat dari kayu alam. Perabotan tradisional yang elegan cenderung kelihatan lebih formal dan memiliki detail. Warna berkisar dari warna gading ke warna yang lebih kaya, merah dan sebagainya.

berikut tips nya :

1. Menyesuaikan Tema dengan Karakter Pemilik

Sebuah hunian dapat mencerminkan karakter dari pemiliknya, termasuk dari desain interior rumah. Karena ini adalah rumah Anda, jangan segan menentukan perabot atau furnitur maupun warna cat yang Anda sukai. Meski begitu, Anda juga harus memperhatikan hal lain seperti perpaduan warna dan jumlah perabot yang ingin Anda tata dalam sebuah ruangan. Pilih dua atau tiga warna yang tidak bertabrakan maupun kelewat nyentrik untuk cat dinding. Jangan menempatkan banyak furnitur untuk menghindari kesan sumpek.

2. Mencari Informasi dari Beragam Sumber

Jika Anda kurang sreg dengan pilihan pribadi dan butuh sudut pandang lain, gali informasi dan referensi dari sumber-sumber terpercaya. Misalnya, Anda dapat membeli buku-buku seputar desain interior maupun mengaksesnya dari beberapa situs di internet. Pilih tema dan desain yang sesuai dengan konsep rumah Anda. Lantas, ada baiknya kalau Anda tidak langsung meniru contoh terbaik. Kreasikan sesuai dengan selera Anda.

3. Menggunakan Furnitur Lama yang Masih Bagus

Tidak bisa dipungkiri jika furniture atau perabot menjadi salah satu penunjang terpenting dari sebuah hunian. Anda pasti akan membeli furnitur baru kalau punya biaya lebih. Padahal, sebenarnya Anda dapat menggunakan perabot-perabot lama yang kondisinya masih layak pakai. Gunakan kreativitas Anda dalam memodifikasi, sehingga perabot-perabot tadi dapat dipakai kembali sebagai furniture baru. Dengan begitu, Anda dapat menghemat pengeuluaran sekaligus menciptakan kesan unik di rumah.

4. Memilih Ornamen Seperlunya

Hiasan atau ornamen dapat mempercantik ruangan dan mengurangi rasa bosan. Sayangnya, ornamen yang berlebihan akan menciptakan kesan ramai dan sesak, sehingga membuat ruangan tersebut tampak seperti toko. Maka, cukup pilih hiasan yang bukan hanya mengisi dinding atau meja, tetapi juga bermanfaat. Contohnya seperti jam dinding untuk menunjukkan waktu atau toples-toples kecil untuk tempat camilan bagi para tamu. Anda boleh memajang lukisan, tapi jangan sampai memenuhi seluruh dinding di rumah.

5. Mengungkapkan Desain Impian

Kalau Anda memiliki segudang ide, tetapi tidak bisa langsung mengaplikasikannya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan arsitek yang jadi rekanan Anda. Bisa jadi gagasan Anda tidak terpikirkan oleh sang perancang dan dapat diaplikasikan pada desainnya. Anda dapat menuangkannya pada sketsa kasar atau foto-foto penunjang dari internet. Dengan demikian, desain interior rumah idaman Anda dapat segera dipadukan dengan rekomendasi dari arstitek tersebut.

Demikian sedikit informasi yang saya berikan, semoga dapat berguna bagi kita semua. Jika anda ingin mendesain rumah anda, sampai mengetahui detail budget yang akan keluar, anda bisa memakai jasa kami. terima kasih.

 

Artikel lain Memilih tema interior rumah