08121-433-433

pemanfaatan kaca pada interior

Minggu, Februari 21st 2016. | Blog

Partisi-kaca-sebagai-hiasan-di-rumah-minimalis-Download3dhouse

Saat ini penggunaan kaca dalam interior sudah demikian meluas untuk aplikasi interior, tidak terbatas pada pintu dan jendela saja. Bahkan lebih jauh kaca kini juga digunakan sebagai pembatas ruang yang transparan, hiasan dinding dekoratif, lantai bahkan langit langit. Kaca sebagai dinding pembatas, memiliki sifat yang transparan dan meneruskan sinar.

Sehingga pada ruang-ruang sempit pada rumah mungil ataupun pada daerah-daerah yang sempit dan membutuhkan banyak cahaya seperti ruko dapat menggunakan material kaca.

Kaca Merupakan materi bening dan transparan (tembus pandang) yang biasanya di hasilkan dari campuran silikon atau bahan silikon dioksida (SiO2), yang secara kimia sama dengan kuarsa (bahasa Inggris: kwarts). Saat ini penggunaankaca sudah sangat meluas untuk berbagai produk tak terkecuali untuk interior.

Dibawah ini ada beberapa jenis kaca yang ada pada bangunan :

Kaca Bening:

Merupakan jenis kaca yang sering disebut dengan kaca polos atau istilah teknisnya adalah float glass. Kaca ini tidak berwarna, rata, dan bebas distorsi, karena sifatnya yang tidak berwarna maka jenis kaca ini mampu memberikan tingkat transmisi yang tinggi (lebih dari 90%) serta memberikan bayangan yang sempurna.

Kaca bening banyak digunakan untuk eksterior maupun interior bangunan, namun kaca jenis ini tidak dianjurkan untuk eksterior bangunan bertingkat karena kemampuannya dalam menahan panas matahari rendah.
Ketebalan kaca bening terdiri atas 5 mm, 6 mm, dan 8 mm.

Pemilihan ketebalan kaca disesuaikan dengan peruntukannya, misalnya untuk fixed window dengan ukuran yang besar maka disarankan menggunakan kaca dengan ketebalan diatas 5 mm.

Kaca Warna:

Umumnya kaca jenis ini dikenal dengan sebutan kaca rayben, dalam istilah teknis disebut tinted glass. Kaca ini merupakan kaca float yang diberi lapisan warna yang terbuat dari campuran logam, terdapat berbagai jenis warna seperti hitam, biru gelap, biru kehijauan, abu-abu gelap, dan hijau gelap.

Kaca warna mampu menyerap panas sinar matahari sampai 55% sehingga dapat mengurangi beban pendingin ruangan dan memberikan kenyamanan pada penghuninya. Selain itu, karakteristiknya yang tidak tembus pandang dapat memberi dan menjaga privasi penghuni.

Semakin tebal warna pada kaca maka semakin gelap dan tingkat penyerapan panas sinar matahari akan semakin tinggi. Kaca rayban pada umumnya digunakan untuk eksterior bangunan, seperti Pintu, Jendela, dan Curtain Wall.

kaca ini data digunakan untuk memper indah interior bangunan.

Kaca Es:

Jenis kaca ini pada salah satu sisinya memiliki tekstur dengan pola tertentu. Tekstur pada kaca dihasilkan dari roll dengan pola tertentu pada saat kaca dibuat.Kaca ini mampu memberikan efek dekoratif dan mengaburkan bayangan, dengan teksturnya kaca ini juga mampu mengurangi sinar matahari yang diterima sehingga ruangan tidak silau.

Kaca Cermin/Reflektif:

Merupakan jenis kaca yang mampu memantulkan cahaya dan mereduksi sifat tembus pandang dari sisi luar, sehingga sering pula disebut dengan kaca one way, karena akan terlihat trasnparan di satu sisi, tetapi terlihat seperti cermin di sisi lainnya.

Kaca cermin dibuat dengan tambahan lapisan oksida logam, melalui proses pyrolisis. Kaca ini sangat sesuai untuk Anda yang menginginkan privasi terjaga.

Kaca Tempered:

Adalah jenis kaca yang memiliki kekuatan 4-5 kali lebih kuat dibandingkan kaca biasa dengan ketebalan yang sama. Kaca tempered adalah kaca yang diperkeras dengan cara memanaskan kaca float hingga mencapai temperatur 700 derajat celcius, kemudian didinginkan mendadak dengan menyemprotkan udara secara merata pada kedua permukaan kaca. Proses ini menghasilkan kaca yang lebih kuat terhadap benturan dan tekanan tetapi tidak merubah tampilan visualnya.

Kaca Laminated:

Adalah jenis kaca dengan tingkat keamanan dan perlindungan yang tinggi terhadap penghuni. Jika terjadi sesuatu yang menyebabkan pecahnya kaca, maka kaca laminated tidak akan berhamburan, tapi hanya retak dan sangat sulit ditembus.

Jenis kaca ini terdiri dari komposisi satu atau lebih lembaran polifinil yang transparan, fleksibel dan sangat kuat, dengan satu atau lebih lembaran kaca float, dan disatukan melalui proses pemanasan dan pengepresan. Penggunaan kaca laminated terutama untuk balkon, skylight, anak tangga dan lain-lain, di mana tidak diinginkan adanya reruntuhan kaca jika pecah.

Demikian sedikit informasi tentang penggunaan kaca pada interior beserta jenis jenis kacanya. semoga bermanfaat, jika anda merasa kesulitan dalam pemilihan kaca anda dapat menanyakan kepada ahlinya.

JIka anda ingin mendesain rumah anda, sampai mengetahui detail budget yang akan keluar, anda bisa memakai jasa kami. terima kasih.

Artikel lain pemanfaatan kaca pada interior